Apakah Penyakit Bisu dan Tuli Menurun Pada Anak Cucu?

Dedongkot-kotel || Tuli bisa disebabkan oleh berbagai hal, bisa akibat faktor genetik/keturunan, atau karena infeksi akibat virus pada ibu hamil terutama di masa tiga bulan pertama, misalnya virus toxoplasma. Namun hampir 50 persen anak-anak bisu tuli mendapatkan kondisi tersebut karena keturunan.
http://dedongkot-kotel.blogspot.com/
Pertama perlu diketahui terlebih dahulu, apakah penyebab bisu dan  tuli pada mertua adalah bawaan genetik atau bukan. Jika bukan baawaan genetik, maka penyakit tuli ini tidak akan diturunkan kepada anak-anaknya.
htt
p://dedongkot-kotel.blogspot.com/
Tetapi jika kasus bisu tuli pada orang tua disebabkan faktor genetik, ada kemungkinan anak anda memiliki gen pembawa bisu tuli dari ibunya (carier). Artinya, anak Anda tidak mengalami bisu tuli, tetapi bisa saja mewariskan gen ini kepada anak-anak Anda.
http://dedongkot-kotel.blogspot.com/
Supaya lebih pasti, sekarang sudah ada pemeriksaan genetik untuk mengetahui gen seseorang. Mutasi dari Connnexin gen 26/kromosom 13 adalah penyebab genetik yang paling sering dari kondisi tuli.
http://dedongkot-kotel.blogspot.com/
dr. Fresia Juwitasari:Jadi jika seorang bayi terlahir dalam keadaan tuli (hal ini bisa diketahui dengan tes pendengaran yang bernama Bera), bayi ini merupakan kandidat utama untuk dilakukan tes connexin 26.
Mengapa perlu dilakukan tes ini pada seseorang yang tuli? 

Karena, jika diketahui penyebabnya, penyakit tuli bisa disembuhkan dengan terapi dan penanganan apa tepat untuk diambil. Penanganan Tersebut bisa berupa implant koklea, atau dengan alat bantu pendengaran. Juga dapat diketahui penyebab tuli hanya bersifat sementara ataupun Kronis (lama).

http://dedongkot-kotel.blogspot.com/
Source: http://goldenblank.blogspot.com/2013/02/apakah-bisu-tuli-menurun-pada-anak-cucu.html?m=1
Poskan Komentar