Latihan Kegel Untuk Pria.. Tips Menahan Ejakulasi Dini

Dedongkot-Kotel  || Latihan Kegel Berguna Untuk Menahan Ejakulasi Dini. Menurut Prof Wimpie, salah satu latihan yang bisa digunakan untuk menahan ejakulasi adalah dengan mencoba latihan kegel atau sex therapy yang dilakukan dengan pasangan Anda. Senam ini adalah sebagai senam latihan otot-otot panggul untuk meningkatkan kekuatan dalam berhubungan seksual.

Senam kegel ini awalnya dipergunakan oleh wanita yang tidak mampu mengontrol pengeluaran urin. Otot PC disebut juga otot ’seksual’ karena mendukung vagina, penis, uterus, rectum dan bagian tubuh lain yang terkait fungsi seksual seperti orgasme dan ejakulasi baik pada wanita maupun pria.

University of California di Santa Barbara melaporkan hasil penelitiannya, bahwa pria yang rajin latihan kegel secara teratur bisa mendapatkan orgasme berkali lipat. Kegel juga membantu pria untuk ereksi lebih lama dan mengontrol ejakulasi.

Latihan kegel  ini merupakan rangkaian gerakan yang berfungsi untuk melatih kontraksi otot PC berkali-kali dengan tujuan meningkatkan tonus dan kontraksi otot. Latihan ini baru menunjukkan manfaatnya setelah dilakukan minimal enam minggu.

Temukan otot PC
Cara yang bisa dilakukan pria untuk menemukan otot PC-nya adalah dengan menahan aliran urin seperti sedang menahan buang air kecil. Otot yang aktif saat melakukan hal ini adalah letak dimana otot PC berada.

Latihan kegel dimana dan kapan saja
Jika sudah menemukan cara menahan dan melepas otot organ intim, lakukan latihan kegel kapan saja. Latihan ini tidak membutuhkan alat bantu, cukup konsentrasi saja.

Menjepit, tahan, lepaskan
Latihan kegel untuk menguatkan otot PC dilakukan dengan mengulangi gerakan seperti menahan buang air kecil, tahan, lalu lepaskan. Lakukan dengan durasi beberapa detik, lalu tingkatkan lebih lama 10 detik misalnya. Ulangi sebanyak 10 set dengan setiap set berdurasi 10 detik.

Lakukan gerakan dengan tepat
Latihan kegel yang dilakukan dengan gerakan yang tepat dan benar, bisa dilihat dari testis yang terangkat saat kontraksi dan turun saat dilepaskan. Gerakan ini sangat bisa dilatih, dalam jangka waktu empat hingga enam minggu akan terlihat perkembangannya.




BACA JUGA >> 5 Dokter cantik di Indonesia


Masih Kurang
Poskan Komentar